Tuesday, November 12, 2013

Mama to Watashi no Tanjoubi

Akhir bulan lalu saat sedang berjalan ke kampus, di dekat gerbang ada beberapa muda-muda yang lagi rusuh. Kirain ada tawuran. Soalnya ada satu cowok diikat di plang dengan muka memelas seolah pengen bilang, "tega lu semua sama temen lu"
Dan saya baru sadar kalo cowok itu sebenarnya lagi jadi korban bully teman-temannya karena dia lagi ulang tahun. Seketika saya membatin, "Masya Allah, teman ulang tahun bukannya didoain moga usianya barokah, malah dikerjain. Ternyata sekarang masih jaman ngerjain orang yang lagi ulang tahun. Padahal, sedikit hari lagi entah kapan dia bakalan kembali ke Penciptanya". Ada-ada aja anak muda jaman sekarang *lagak sok tua

***

Saya kemudian mengingat kejadian dua bulan yang lalu. Saya sempat terkejut dengan kata-kata dari Mama. Kalimat yang tidak biasa bikin saya agak shock.
Minggu terakhir bulan September. Setelah sekian lama *halah
Handphone saya bergetar. Saya lupa settingnya waktu itu lagi dimana. Yang jelas saya lagi di kampus. Entah ngapain.

"Ta, maafin Mama ya. Mama lupa kalo Tata 2 minggu lalu ulang tahun. Mama sibuk ngurusin banyak hal jadi lupa kalo anak Mama ulang tahun. Maaf ya, Ta.."
Jederr. Berasa disambar petir di siang bolong. Dalam hati saya cuma bergumam. Ya ampun Mama, udah dibilangin gak usah pusing-pusing masalah ulang tahun. Toh saya juga bukan orang yang suka dikasih ucapan selamat apalagi sejuta surprised pem-bully-an ala orang yang lagi ulang tahun. Dan kata maaf itu terucap dari Mama, orang yang melahirkan dan membesarkan saya sampai umur segini. Pengen nangis tapi pengen ketawa juga. Masa cuma gara-gara lupa hari ulang tahun aja sampai minta maaf? Harusnya saya yang minta maaf, sering bandel dan kadang gak mau ngalah untuk urusan tertentu.

Beberapa tahun lalu, saya pernah menulis tentang ulang tahun. Dan sebagai seorang Muslim, saya tidak merayakannya karena Rasulullah SAW pun tidak pernah merayakan. Ulang tahun hanya dirayakan oleh orang kafir saja dan kata Rasulullah, barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut. Ya, itulah alasan terkuat saya kenapa saya tidak terlalu peduli dengan ucapan "Selamat Ulang Tahun" de es be..

Bagi saya, hari kelahiran adalah momen untuk muhasabah dan membuat resolusi baru. Yah, memperbaiki apa yang masih kurang. Sambil mengingat bahwa waktu sudah berlalu dan mungkin sudah banyak yang tersia. Tapi, sepertinya beda dengan Mama. Hari kelahiran saya tentu hari yang penting untuk Mama. Di hari itu beliau berjuang sekuat tenaga melahirkan saya ke dunia, apalagi waktu itu emang saya lumayan susah keluarnya. Udah gitu, pas lahir gak bernafas. Komplit sudah. Mama udah nyaris putus asa. Ditungguin 9 bulan, udah dikasih nama dengan nama cowok pula padahal yang lahir perempuan *manis *eh gula kali *lupakan Ternyata lahirnya gak bernafas. Alhamdulillah, Allah masih memberi saya kesempatan. Dan sampailah pada hari dimana saya menginjak usia yang tidak bisa dibilang anak-anak ataupun remaja lagi. Makanya, Mama ngerasa bersalah karena lupa sama hari lahir saya bukan karena apa-apa karena itu juga hari yang bersejarah buat beliau. Akhirnya, selaksa doa tercurah untuk saya di hari itu, saat hari lahir saya sudah lewat lebih dari dua minggu. Termasuk soal, ehm j***h *nasib dah yang jadi jomblo
Habis ini harus bilang ke Mama terkait ulang tahun. Mungkin beliau lupa karena saya sudah pernah menjelaskan sebelumnya.

Thanks so much for delivering me to this world. Sorry for everything I've made. Mungkin kadang Mama sering cerewet terkait dakwahku, pemahamanku dan sesuatu yang menurut Mama terlalu utopis. Aku hanya ingin menyelamatkan Mama dan keluarga kita dari api neraka karena jeratan sistem kufur ini. Tapi, aku percaya Mama selalu sayang sama aku dan gak pernah berubah sampai kapanpun. And so do I, Mom. Love you in Allah as always.

Mom, I'm grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile
on your face everyday

Mom, I'm grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile
on your face everyday

You know you are the number 1 for me
Oh, Number 1 for me

Brand new day. November 12th 2013



No comments:

Post a Comment