Saturday, September 29, 2012

Puisi by Dokter Berjilbab Biru

Penghinaan apalagi
Yang akan   kalian
Lontarkan   kepada    kami
Telinga kami     sudah   tebal
Untuk  mendengarkan semua  penghinaan  itu
Kesenangan yang di rajut
Diatas  penderitaan kami
Dipupuk hingga subur
Berseru dan bersorak
Di atas jeritan tangis kami
Tapi  ingat
Tidak selamanya
Kalian bisa berada  didepan
Dan tidak  selamanya
Kami  berada di belakang
Karena kami yakin
Keberanian kami
Akan menghancurkan  kalian
Dan  sedikit kebangkitan  saja
Dapat  menjadi  petaka bagi  kalian

 *Ukh, ternyata puisi ini masih relevan dengan keadaan kita sekarang. Padahal, ini ditulis beberapa tahun yang lalu. Tapi, yg tidak berubah adalah harapan kita dari dulu tetap sama, yakni menegakkan Khilafah Islamiyyah. Mungkin, sekarang Allah belum menjawab harapan itu dan kita perlu introspeksi. Semangat ukh. Jazakillah khair untuk puisinya :)*

No comments:

Post a Comment