Syair ini saya khususkan untuk teman-teman yang sekarang lagi overseas. Berhubung banyak yang tiba-tiba ngirim kata-kata romantis *pertanda kangen ma gue* jadi kepikiran bikin syair kayak gini. Tapi, tenang. Ini bukan puisi kok. Ini lirik rap, hhe.
Ini bukan puisi picisan
Gaya anak alay yang sedang kasmaran
Ini juga bukan sekedar syair nostalgia
Yang isinya Cuma mengenan masa lalu nan bahagia
Karena cerita kita bukan hanya tentang cinta
Cinta fiksi ala Cinderella
Bukan pula sekedar cita-cita duniawi
Yang bermuara pada kesenangan ragawi
Inilah refleksi pelangi
Meski ia hanya bias mentari
Namun selalu mampu mewarnai hari
Selamanya terlukis di lubuk hati
Refleksi pelangi
Adalah tentang perjalanan penuh warna-warni
Yang kita lalui dengan langkah yakin seteguh bumi
Dengan harapan yang selalu melangit tinggi
Refleksi pelangi
Adalah tentang kita yang punya mimpi
Meski bagi sebagian orang mimpi itu adalah ilusi
Tapi, keyakinan adalah kunci
Bersama janji suci dari langit
Dan bisyaroh dari Sang Pembawa Risalah Mulia
Kawan, jarak bisa saja memisahkan
Waktu pun terkadang sering jadi pembatas
Namun, ukhuwah kita tetaplah menjadi ikatan tak terbatas
Tiada kata indah selain rasa syukur tak terkira
Atas seluruh waktu yang telah terukir
Dengan tinta peluh dan air mata
Semoga hanya Dia yang senantiasa mengokohkan ikatan ini
Membingkainya dalam indah
Dan memeliharanya hingga ke surga
Uhibbuki fillah, ukhti…
cc: Fitri *maaf ukh, suratnya belum bisa dikirim. Jadi, syairnya dulu berhubung gratis hhe*
Mala *tunggu suratku ya ukh*
Ifa *sukses buat sempronya. Semangat ^^*
Buat Pithy, Jannah, Pita, Dewi, Indah, Lusi, Devita dan yang gak kusebutin namanya karena lupa, love y’all in Allah as always. Semoga bisa ketemu di garis finish *surga Allah, aamin*
Darul Kayyis, 24 Juni 2013
No comments:
Post a Comment