Berikut Skenario harga BBM per liter dan Besaran Subsidi (2013):
(1). Harga sama untuk semua kendaraan bermotor Rp 4500 | Besar subsidi: Rp 193,8 trilyun
(2). Harga sama untuk semua kendaraan bermotor Rp 6500 | Besar subsidi: Rp 132,45 triliyun (hemat Rp 61,35 trilyun)
(3). Harga sama untuk semua kendaraan bermotor Rp 7000 | Besar subsidi: 52,51 (hemat 76,68 trilyun)
(4). Harga Rp 6500 untuk mobil pribadi dan kendaraan lain Rp 4500 | Besar subsidi: Rp 172,8 trilyun (hemat Rp 21 trilyun)
(5). Harga Rp 7000 untuk mobil pribadi dan kendaraan lain Rp 4500 | besar subsidi: Rp 165,8 trilyun (hemat Rp 28 trilyun)
HEMATTT TIDAK!!! — Bagaimana Kalau Gaji dan Anggaran Belanja Pemerintah yang di POTONG HEMAT SEKALIKAN?
==============================
Produksi Minyak (Lifting) Indonesia tiap tahunnya semakin menurun, Ini
karena sumur-sumur minyak yang berada di negeri ini telah diambil oleh
Perusahan Migas Asing.
Produksi Minyak Nasional: 840 ribu barel per hari ||
Ekspor BBM: 300 ribu barel perhari ||
Jadi yang masuk ke Kilang Pertamina 540 barel per hari ||
Lalu Pemerintah Impor Minyak mentah 400 barel per hari ||
Hasil dari Kilang Pertamina 800 ribu barel ||
Sedangkan Konsumsi Dalam Negeri: 1,4 juta barel per hari ||
Karena tidak mampu memenuhi kuota 1,4 juta komsumsi dalam negeri ||
Pemerintah Impor 550 ribu sampai 600 ribu barel per hari ||
Dari data-data sederhana yang saya Paparkan ini. Apa yang anda Temukan? Semoga, apa yang saya pikirkan sama seperti anda.
Pemerintah tidak ingin berusaha dengan keras merebut kembali Blok-blok
migas Kita. Malah senangnya IMPOR, Nah timbullah kisruh karena harga
satuan per barel harus ikuti standar keekonomian dunia.
APBN
meningkat, Pemerintah terbebani dengan SUBSIDI dengan Sejuta keluhan.
Padahal Biang Keroknya Mereka, Berfikirlah sejenak, Anda akan Melihat.
TIPUAN MEREKA!!
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=539662006077478&set=a.378887502154930.85191.349346751775672&type=1&relevant_count=1

No comments:
Post a Comment