Cinta, satu kata jutaan makna. Sepertinya ngomongin
soal cinta gak bakal ada habisnya. Power apa sih yang dimiliki si cinta ini
sampai-sampai dia selalu aja mengisi hari-hari setiap orang dengan warna-warni?
Sekarang, apa sih hal yang gak ada sangkut-pautnya dengan cinta? Lagu, novel,
sinetron, film, drama, anime, bahkan contoh kalimat tata bahasa yang saya
pelajari juga pasti ada hubungannya dengan cinta. Hal kecil bisa jadi besar
karena cinta. Hal yang sederhana bisa jadi rumit juga karena cinta. Sepertinya
cinta itu multi-tafsir kalo dibalikin ke diri manusia masing-masing. Semua
orang bisa jadi pujangga, bahkan untuk orang paling garing se-jagad raya.
Cinta, kadang beda tipis dengan obsesi, ambisi, dan
segala hal yang menghiasinya. Bahkan benci pun sekatnya tipis banget dengan
cinta. Orang bisa sangat bahagia dan flowering *berbunga-bunga* atau bahkan
bisa sangat hancur karena cinta. Bahkan karena cinta yang haram bisa jadi halal
lho *naudzubillah* Yah, itu sih kalo dibalikin ke pribadi (baca: perasaan)
masing-masing, cinta akan jadi hal yang sangat multi-tafsir.
Saigo no LOVE. Ini bukan judul drama yang saya
rampok trus saya jadiin judul tulisan. Kalo ada drama kayak gini, maaf-maaf
aja, saya gak tahu. Yang pasti judul ini murni buatan saya saking udah gak
kepikiran judul yang lain. Saigo no LOVE atau CINTA Terakhir. Kesannya kayak
sendu banget ya judulnya? Tapi, saya gak bakalan ngebahas kisah romantis kok.
Nanti aja kalo saya udah punya ide gila buat ngelanjutin jadi cerita *gak
penting*
Cinta. Semua pasti pernah merasakan *bagi yang sudah
baligh* Sampai ada tuh istilah First Love atau Love at the first sight
*jiaaaahhh* Bahkan ada yang bilang, First Love Never Die *teori dari mana tuh?*
Manusia, balik lagi sama perasaannya. Hari ini cinta
itu ada pada satu orang. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, dia bisa
pindah ke orang yang lain. Buktinya? Orang yang ngakunya cinta dan
mengekspresikan lewat pacaran bisa kan sampai gonta-ganti pacar berkali-kali
*emang baju??* Perasaan manusia itu seperti langit di musim gugur. Senantiasa
berubah tergantung waktu. Maka, Cinta pertama belum tentu akan jadi yang
terakhir. Belum tentu. Cinta itu akan berpindah kemana dia mau. Makanya, dia
butuh diatur. Dengan apa? Pastinya bukan dengan sekehendak hati dong. Kenapa?
Karena cinta itu salah satu bentuk potensi yang sudah ada dalam diri manusia
sejak ia diciptakan. Cuma salah satu. Berarti masih ada lagi dong? Ya, masih.
Tapi, gak akan disinggung di sini. Cinta merupakan salah satu bentuk dorongan
atau insting atau naluri manusia. Maka dari itu pemenuhannya harus diatur oleh
sebuah aturan baku dari Yang Maha Tahu pastinya bukan dari Yang Maha ‘Sok’ Tahu.
Tapi, kalo udah nyinggung masalah perasaan atau
hati, semua pasti pada lupa. Termasuk lupa sama aturan yang seharusnya ditaati.
Miris banget ngeliat orang-orang mengekspresikan cinta mereka dengan jalan yang
salah. Pacaran, gonta-ganti. Nikah, cerai-rujuk atau malah nikah-cerai, trus
nikah lagi. Apa cinta segampang itu berpindah? Mungkin saja, apalagi kalo dia
bebas dan gak diatur. Lagian, jaman sekarang mana ada sih aturan baku untuk
cinta? Gak ada. Semua dikembalikan sama perasaan masing-masing orang. Trus,
kalo udah kayak gitu, berarti gak ada dong yang namanya Saigo no LOVE?
Daripada semakin lama semakin ngawur, lebih baik kita sudahi saja kekacauan ini *???*
No comments:
Post a Comment