Hari ini mungkin saya hanya bisa sedikit mengutip hadits ini...
Rasulullah SAW. bersabda :***
“Orang yang kuat (akalnya) adalah orang yang mampu menundukkan hawa nafsunya (atau mengevaluasi) dan melakukan amal perbuatan untuk apa yang ada setelah kematian, sedangkan orang yang lemah (akalnya) adalah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya (tidak pernah mengevaluasi diri) dan berspekulasi terhadap Allah”. (HR. At Tirmidzi)
Terlalu
banyak yang ingin saya tuliskan, tapi tentu saja tidak di sini. Lebih
baik saya simpan sendiri muhasabah untuk diri saya.
Terima
kasih untuk semua orang yang telah berjasa dalam hidup saya. Ketiga
orang tua saya, Mama, Bapak, Om. Gak lupa tante Eni yang dulu mengasuh
saya selama beberapa tahun. Terima kasih juga untuk kak Maya dan masbro
Aim juga kak Ebet, tiga orang saudara saya yang luar biasa. Untuk
guru-guru saya dari SD sampai SMA. Untuk musyrifah-musyrifah saya,
Ustadzah Reni (almh), Ummu Afiq, Ummu Rifa, Ummu Aqilah, Mb Lola, Mb
Dina, Mb Afiqoh, Mb Hanifah, Bu Halimah. Untuk sahabat-sahabatku dalam
perjuangan ini, Aoi, Mido, Chai, Fitri, Ipeh, Ami, Maryam. Untuk
teman-teman halqoh, Mb Esty n Muthi. Untuk saudara-saudaraku para
penduduk Khairunnisa 1453, Kanjeng Mami, Nurul, dek Epit. Untuk
adik-adikku, Fima, Nikma, Icha, Andra, Putri, Ithoh, Amel, Fita, Nurus,
Arin, Putri, dek Fitri. Untuk anak-anak Propaganda, uri Partner (Uchum),
Yeni, Ocha, Titin. Untuk teman-teman MHTI Chapter UB. Untuk teman-teman
seperjuangan dimanapun berada. Uhibbukum fillah <3
Shelter, September 2nd 2014.
backsound : Big Bang-Still alive
